Kasubag Tata Usaha Kemenag Sulbar : Guru Harus Siap dengan Segala Situasi dan Kondisi

Kasubag Tata Usaha Kemenag Sulbar : Guru Harus Siap dengan Segala Situasi dan Kondisi

Kasubag Tata Usaha Kanwil Kemenag Sulbar didampingi oleh Kepala MAN 1 Mamuju dan Wakil Kepala MAN 1 Mamuju Bidang Kurikukum (Foto : @janejamlu)

HUMAS MAN 1 MAMUJU – Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat (Kasubag Tata Usaha Kanwil Kemenag Sulbar), H Syamsul menghadiri dan menutup kegiatan Inhouse Training Penyusunan Soal Ujian Tingkat Madrasah Aliyah Se-Kabupaten Mamuju Tahun Pelajaran 2020/2021 Wilayah Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MAN 1 Mamuju di Aula Gedung Asrama MAN 1 Mamuju, Jl Soekarno Hatta, Kamis (18/03).

Dalam kegiatan tersebut, H Syamsul menyampaikan materi tentang Kebijakan Kementerian Agama dalam sistem penyelenggaraan Penilaian Hasil Belajar. H Syamsul mengharapkan pembelajaran di masa pandemi tidak berbeda jauh dengan pembelajaran saat tatap muka langsung. “Kita dalam ruang lingkup agama, kita hadir tidak hanya mengajar tetap juga membimbing peserta didik. Kita juga hadir untuk peserta didik sebagai sumber inspirasi bagi mereka. Dengan terus melakukan proses evaluasi yang kita rancang selama ini, itu akan menjadi pekerjaan kita, apakah yang sudah kita ajarkan sudah sesuai dengan proses yang kita lakukan selama setahun ini atau tidak,” harapnya.

Kasubag Tata Usaha Kemenag Sulbar sangat mengapresiasi peserta yang semangat mengikuti inhouse training yang diselenggarakan selama tiga hari tersebut. “Saya yakin apa yang sudah kita lakukan salama tiga hari ini sudah mengakomodir aspek-aspek penilaian kita. Saya berharap apa yang menjadi kesepakatan kita, naskah-naskah soal ujian madrasah betul-betul mewakili proses yang kita lakukan selama 1 semester atau satu tahun ini,” ungkapnya.

Kasubag Tata Usaha Kemenag Sulbar juga mengharapkan tahun Pelajaran 2021/2022 nanti madarasah sudah bisa melakukan pembelajaran tatap muka secara full sesuai dengan arahan pemerintah. Selain itu, H Syamsul berharap kepada guru untuk selalu siap menghadapi segala kondisi. “Sebagai guru, kita harus mampu menyesuaikan diri dan siap dengan segala kondisi yang ada. Intinya kita komitmen untuk mendorong madrasah hebat bermartabat, semakin baik ke depannya. Dan sebagai guru yang diberi amanah, semakin siap dengan segala kemungkinan yang ada. Siap dengan segala situasi dan kondisi. Semoga apa yang kita lakukan hari ini menjadi komitmen kita sebagai agen perubahan. Inilah kesepakan yang menjadi sistem evaluasi yang kita terapkan tahun pelajaran ini,” ungkapnya. (NJA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*