Kondisi Luar Biasa, USBN Tertunda

Kondisi Luar Biasa, USBN Tertunda

MAN Mamuju, 22 Maret 2018.

Hari ini perjuangan peserta ujian teruji, dan mengalami ujian yang benar-benar berat  Kondisi cuaca yang ekstrim menyebabkan mereka harus menembus banjir yang melanda sebagian besar kota mamuju untuk mencapai tempat ujian. Hujan yang mengguyur kota Mamuju sejak tengah malam hingga pagi menyebabkan beberapa bagian di gedung baru mengalami longsor, akses jalanpun tertutup oleh banjir yang ketinggiannya diperkirakan sekitar 1 meter atau setinggi dada orang dewasa.

Melihat kondisi tersebut, kepala MAN Mamuju langsung menginstruksikan kepada panitia ujian untuk mengarahkan siswa menuju gedung lama.

Ketika ditanya alasan utamanya, kepala MAN Mamuju, Hj.Sumiati berkata “Saya sangat mengkhawatirkan gunung yang berada sangat dekat dengan ruang kelas, jika hujan tidak berhenti ini bisa berpotensi longsor seperti gunung yang berada didepan asrama.”

Keselamatan dan keamanan siswa harus lebih diutamakan, apalagi melihat kondisi psikologis mereka sangat jelas terlihat kekhawatirannya, lanjutnya.

Disini, siswa dan panitia serta beberapa guru gotong royong menyiapkan ruang ujian. Sehingga ujian yang sempat tertunda beberapa saat akhirnya bisa dilaksanakan pada pukul 09.00 wita.

Dari pantauan, peserta yang hadir hanya sekitar 70 persen demikian juga guru dan pegawai . Dari informasi yang didapatkan, ketidakhadiran peserta disebabkan  oleh banjir yang melanda lingkungan mereka dan bahkan memasuki rumah mereka serta akses jalan dari rumah ke madrasah yang tertutup banjir.

(Akm)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*