Ridwan Zain : “MENGALAHKAN NARKOBA DENGAN MENGHILANGKAN DEMAND DAN MENGHABISI SUPPLY “

Ridwan Zain : “MENGALAHKAN NARKOBA DENGAN MENGHILANGKAN DEMAND DAN MENGHABISI SUPPLY “

Foto bersama Kasubag Perencanaan BNN Sulselbar, Muhammad Ridwan Zain, S.Km. M.Kes setelah upacara

Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba sudah merupakan sebuah fenomena global yang sangat menakutkan dan sangat membahayakan bagi bangsa dan negara. Dampak buruk penggunaan narkoba ini juga sudah menyentuh hampir ke seluruh masyarakat disemua golongan, bahkan perkembangan  narkoba ini  sudah merambah ke segala tempat bahkan telah sampai di sekolah – sekolah mulai tingkat dasar sampai perguruan tingi. Jika kondisi ini berlanjut akibatnya adalah menurunnya kualitas generasi muda yang berarti akan mengurangi asset bangsa.Sehubungan dengan hal tersebut kepala MAN 1 Mamuju, Hj.Sumiati, S.Ag berinisiatif untuk memberikan informasi kepada siswa tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Tindakan Kepala MAN 1 Mamuju ini disambut baik oleh pihak BNN Sulbar. Kasubag perencanaan BNN Sulawesi Barat. Muhammad Ridwan zain, S.Km.M Kes yang berkesempatan menjadi pembina upacara pada 26 Agustus 2019 di MAN 1 Mamuju mengatakan bahwa siswa harus diberikan penyuluhan setiap hari tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.
Dalam arahannya Ridwan Zain menyampaikan strategi pencegahan narkoba dengan P4GN (Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) .

Muhammad Ridwan Zain, S.Km, M.Kes saat memberikan keterangan terkait strategi penanggulangan dampak narkoba.

“P4GN ini merupakan   upaya sistematis berdasarkan data penyalahgunaan narkoba yang tepat dan akurat, perencanaan yang efektif dan efisien dalam rangka mencegah, melindungi dan menyelamatkan warga negara dari ancaman bahaya penyalahgunaan narkoba. Karena  itu sangat  diperlukan kepedulian dari pihak sekolah untuk membentuk satgas” pungkas Ridwan Zain.

Ketika ditanya terkait maraknya penyalahgunaan narkoba dilingkungan remaja dia berkata:
“Kondisi ini tentu merupakan masalah bagi remaja dan orang tua. Untuk itu prasyarat utama untuk terhindar dari narkoba adalah dengan cara “ mencegah “. titik awal pencegahan dari lingkungan keluarga”

“Kita berharap agar dengan pencegahan dilingkungan keluarga akan terbentuk mindset, pola sikap dan kelakuan remaja yang terbawa ke sekolah. Lalu kemudian pihak sekolah juga harus menjadi pelopor pencegah karena guru adalah pengganti orang tua disekolah ” Lanjutnya.

“Penanggulangan masalah narkotika harus mengedepankan sebuah paradigma baru yang mengedepankan keseimbangan antara penekanan demand (permintaan) dan  supply (penawaran/pasokan) narkoba artinya pencegahan harus lebih konkret untuk mengurangi angka coba pakai di kalangan pelajar dan upaya pemberantasan harus lebih operasional, selanjutnya adalah penyalahguna narkoba seharusnya dipandang sebagai orang sakit atau pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan artinya rehabilitasi diperkuat” ucapnya.

Menutup arahannya dia mengatakan bahwa dengan mengubah mindset (pola pikir) dan  culture set (budaya) siswa siswi MAN 1 Mamuju maka secara otomatis akan terbentuk Attitude (pola sikap) & Behaviour (pola tindakan/kelakuan) yang kebal terhadap penyalahgunaan narkoba. (AKM)

Reporter : Andi Kurnia Muin

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*